Papanbimbinganmerupakan
media bimbingandankonseling yang sangatmurah, mudahpengadaannya,
sangatefektifdilihatbanyaksiswa, tidakmemerlukanperawatankhusus,
dansangatfamilierbagi guru, konselor, maupunsiswa.
Papanbimbinganmerupakan media untukmemberikaninformasi, imbauan, tempat
menuangkankreativitas, gagasandan ide
bagisiswadansemuawargasekolahselamahaltersebut demi
pertumbuhandanperkembangansiswa.
Papanbimbinganiniseringkalimenjaditempatsemuasiswamendapatkandanbahkanmencariinformasiberkaitandenganinformasibelajar,
karir/peluangkerja, danstudilanjut, bahkanpencerahan spiritual
untukmeningkatkankadarkeimanandanpendidikan
moral/akhlakmuliasiswa.Mengingatbegitupentingnyapapanbimbinganbagisiswamakamenuntutpara
guru pembimbing/konseloruntuksenantiasamenyajikaninformasi yang up to date,
dipajangdenganmenarik, menggunakanbahasalugastetapimengenaisasaran. Guru
pembimbing/konselormempersilakansiswauntukmemberikaninformasiseluas-luasnyaselamaitubergunabagiperkembangandanmembukawawasansiswalainnya
yang sebelumnyamelaluipembimbingan/seizin guru pembimbing/konselor.
Jaditidakselamanya guru pembimbing/konselorsekolahsibukdan repot mencari
data/informasisendiridanselanjutnyaditempelpadapapanbimbingan,
namundisadaribahwasiswajugamemilikikemampuanluarbiasamencariinformasipentingmelalui
internet yang dapatdisebarluaskankepadateman-temannya di
sekolahmelaluipapanbimbingan. Dengandemikianfungsi guru
pembimbing/konselorhanyamemotivasisiswamemanfaatkansemaksimalmungkinpapanbimbinganbaikuntukmenerimainformasimaupunmemberikansumbanganinformasipadabidangbelajar,
pribadi, sosial, karir, maupunkehidupanberkeagamaan/akhlakmulia.
A. Pengertian Konsep Dasar Bimbingan Konseling Sosial Bimbingan dan konseling sosial adalah proses bantuan untuk memfasilitasi siswa agar mampu mengembangkan pemahaman dan keterampilan berinteraksi sosial atau hubungan insani (human realtionship) dan memecahkan masalah-masalah sosial yang dialaminya. (Yusuf, 2009: 55). Menurut Sukardi (2007: 55), bimbingan sosial membantu siswa untuk mengenal dan berhubungan dengan lingkungan sosialnya yang dilandasinya budi pekerti luhur, tanggung jawab kemasyarakatan dan kenegaraan. Bimbingan sosial menyangkut pengembangan, pemahaman tentang keragaman budaya atau adat istiadat, sikap-sikap sosial (sikap empati, altruis, toleransi dan kooperasi), kemampuan hubungan sosial secara positif dengan orang tua, guru, teman dan staf sekolah. Bimbingan dan konseling sosial diberikan dengan cara menciptakan lingkungan sosial sekolah yang kondusif dan membangun interaksi pendidikan atau peroses pembelajaran yang bermakna (memberikan nilai ...
Komentar
Posting Komentar